Siswa SMP Meninggal Terkena DPD
CURUP-Dinas kesehatan Kabupaten Rejang Lebong melakukan fogging atau pengasapan dibeberapa wilayah diantaranya yakni di SMPN 1 Curup, Gajah mada, air bang dan rumah dinas. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Sudirman Anshar, Kamis (10/6).
Ia juga mengakui, meninggalnya salah satu siswa SMP disebabkan karena penyakit DBD. “Memang katanya terkena DBD dan kondisi fisiknya melemah serta kurangnya penangulangan medis di RSUD Bengkulu,” katanya.
Sementara itu, persediaan malation racun Fogging yang ada hanya disediakan untuk 21 titik penyemprotan dalam satu tahun. Semantara titik kerawanan DBD melebihi persediaan obat penyemprotan tersebut
“Kita melakukan penyemprotan hanya pada titik-titik yang rawan. Namun persediaan malation untuk satu tahun hanya disediakan 21 titik penyemprotan saja. sedangkan kebutuhan yang perlu dilakukan penyemprotan melebihi dari persediaan tersebut yaitu mencapai 30-40 titik rawan DBD,” jelasnya
Ia berharap, masyarakat dapat proaktif dalam kegiatan kebersihan seperti Jumat bersih, gotong royong, olah raga serta yang terutama membiasakan hidup sehat.
Sebelumnya, siswa SMPN 1 Curup Kota, Dimas Prabowo (14) warga Gajah Mada Kecamatan Curup Kota, Sabtu (5/6) meninggal dunia diduga kuat karena terjangkit DBD. (09)
0 komentar